1.3. Sejarah Kecerdasan Buatan
Sekitar tahun 1950, seorang pakar Artifical Intelligence (AI) sekaligus ahli matematika asal Inggris bernama Alan Turing, melakukan percobaan Turing (saat ini dikenal istilah Turing Test), yaitu sebuah komputer yang telah di install dengan software Artifical Intelligence dan diletakan di terminal paling ujung, sedangkan di ujung lainnya merupakan terminal dengan seorang operator. Lantas diantara terminal itu saling berkomunikasi dan saling merespon, dimulai dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh operator, Operator itu mengira bahwa ia berkomunikasi dengan operator lainnya, padahal yang sebenarnya adalah ia berkomunikasi dengan software AI (Artifical Intelligence)
Turing beranggapan bahwa, jika mesin dapat membuat seseorang percaya bahwa dirinya sedang berkomunikasi dengan orang lain, maka dapat dikatakan bahwa mesin tersebut cerdas (sebab mampu menjadi layaknya manusia).
Saat itu, Turing memprediksi bahwa di tahun millenium 2000, komputer mungkin mempunyai 30% kesempatan untuk membodohi orang awam selama 5 menit. Pada akhirnya prediksi itu terbukti, kini komputer sudah mampu melakukan serangkaian tes Turing yang dikenal sebagai imitation game dan telah menjadi judul film yang di rilis pada tahun 2014 dan dibintangi oleh Benedict Cumberbatch sebagai Turing, "The Imitation Game" silakan putar film ini bagi yang belum pernah menonton.
Untuk dapat melakukan hal tersebut komputer perlu memiliki beberapa kemampuan seperti :
Pemrosesan Bahasa Alami (Natural Language Processing) agar komputer dapat berkomunikasi dengan bahasa alami manusia.
Representasi Pengetahuan (Knowledge Representation) untuk menyimpan apa yang harus diketahui.
Penalaran otomatis (Automated Reasoning) yang menggunakan pengetahuan tersimpan dan pertanyaan-pertanyaan untuk menarik kesimpulan baru.
Pembelajaran Mesin (Machine learning) untuk mendeteksi, mengenali pola dan beradaptasi pada lingkungan baru.
Computer Vision untuk menangkap dan mempersepsikan obyek.
Robotika untuk memanipulasi obyek dan bergerak.
Keenam hal di atas membentuk disiplin ilmu Artifical Intelligence (AI), dan Alan Turing adalah orang yang berjasa mendesain serangkaian tes yang masih tetap relevan 50 tahun kedepan
Turing beranggapan bahwa, jika mesin dapat membuat seseorang percaya bahwa dirinya sedang berkomunikasi dengan orang lain, maka dapat dikatakan bahwa mesin tersebut cerdas (sebab mampu menjadi layaknya manusia).
Saat itu, Turing memprediksi bahwa di tahun millenium 2000, komputer mungkin mempunyai 30% kesempatan untuk membodohi orang awam selama 5 menit. Pada akhirnya prediksi itu terbukti, kini komputer sudah mampu melakukan serangkaian tes Turing yang dikenal sebagai imitation game dan telah menjadi judul film yang di rilis pada tahun 2014 dan dibintangi oleh Benedict Cumberbatch sebagai Turing, "The Imitation Game" silakan putar film ini bagi yang belum pernah menonton.
Untuk dapat melakukan hal tersebut komputer perlu memiliki beberapa kemampuan seperti :
Pemrosesan Bahasa Alami (Natural Language Processing) agar komputer dapat berkomunikasi dengan bahasa alami manusia.
Representasi Pengetahuan (Knowledge Representation) untuk menyimpan apa yang harus diketahui.
Penalaran otomatis (Automated Reasoning) yang menggunakan pengetahuan tersimpan dan pertanyaan-pertanyaan untuk menarik kesimpulan baru.
Pembelajaran Mesin (Machine learning) untuk mendeteksi, mengenali pola dan beradaptasi pada lingkungan baru.
Computer Vision untuk menangkap dan mempersepsikan obyek.
Robotika untuk memanipulasi obyek dan bergerak.
Keenam hal di atas membentuk disiplin ilmu Artifical Intelligence (AI), dan Alan Turing adalah orang yang berjasa mendesain serangkaian tes yang masih tetap relevan 50 tahun kedepan

Komentar
Posting Komentar